Senin, 01 Agustus 2016

Pronouns

Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, atau konsep abstrak. Kata ganti benda ini merupakan satu dari delapan part of speech.
Jadi apa itu Pronoun? pronoun merupakan salah satu unsur kalimat (part of speech) yang berfungsi sebagai kata ganti atau pengganti orang atau benda (sesuatu selain manusia, bisa tumbuhan, hewan, kata kerja yang dibendakan dan lain sebagainya).
Contoh: Amalia  is Indian, she is beautiful. She pada kalimat tersebut mengganti atau menjadi pengganti Amalia.
Jenis Pronoun dan Contoh Kalimatnya
Subjek Objek Possesive Reflexive
I Me My Myself
We Us Our Ourselves
They Them Their Themselves
You You Your Yourself (Kamu)
You You Your Yourselves (Kalian)
She Her Her Herself
He Him His Himself

Ket:
  • Subjek:Ketika pronoun menjadi Subjek.
    Contoh:
    • read a book > aku membaca sebuah buku.
     You are very beautiful > kamu sangat cantik.
  • Objek:Ketika pronoun menjadi Objek.
    Contoh:
    • She loves me > dia mencintai aku.
    • I take it > aku mengambilnya.
  • Possessive: artinya memiliki, misalnya: milik-ku, milik-mu, milik-nya, dsb.
    Contoh:
    • Is that yourbook? > apakah itu bukumu (buku punya-mu)?
    • Where did you hide my wallet? > dimana kamu menyembunyikan dompetku (dompet milikku)
  • Reflexive:Berfungsi untuk memberikan penekanan yang jika diterjemahkan menjadi “diri”, sehingga terkadang diterjemahkan dengan dirinya/mu/kita atau sendiri atau bisa juga digabung menjadi seperti “dirinya sendiri”.

Contoh:
• she cooks for herself > Ia memasak untuk dirinya
• I cooked fried chicken by myself > aku memasak ayam goreng sendiri.

Pronoun-Antecedent Agreement
Pronoun-antecedent agreement merupakan persesuaian antara pronoun dengan antecedent dalam hal numberperson, dan gender.
Apa itu antecedent? yaitu kata, frasa, atau klausa yang digantikan oleh pronounAgreement ini diperlukan tentunya jika ada keduanya di dalam kalimat.

Contoh : You should take off your shoes there. (Kamu harus melepas sepatumu di sana.) [antecedent, pronoun]
Expletive Pronoun (There & It)  
Expletive merupakan “empty words” atau kata-kata yang tidak menambah arti, namun berguna untuk memberi penekanan pada bagian tertentu suatu kalimat. There/it digunakan bersama verb be untuk membentuk expletive construction
  1. There is no food in my house. (Tidak ada makanan di rumahku.)
  2. It was easy to meet her. (Dulu mudah bertemu dengannya.)
Object Pronouns
Personal pronouns yang digunakan sebagai objek kata kerja adalah me, you, him, her, it, us dan them. Perhatikan contoh kalimat berikut ini:
– Lisa likes cats. She likes to stroke them.
Pada kalimat pertama, cats adalah objek kalimat atau objek kata kerja likes. Sedangkan pada kalimat kedua, them adalah objek kalimat dan sebagai kata ganti untuk cats.
Beberapa contoh personal pronouns sebagai objek:
– I’m doing my homework. Dad is helping me.
– Goodbye, children! I’ll call you later.
– Where is John? I need to speak to him.
– Miss Garcia is very nice. All the children like her.
– The car is very dirty. Mom is cleaning it.
– Uncle Harry called Mary to ask her a question.
– My chocolates are all gone. Someone has eaten them.

Sumber:
http://www.wordsmile.com/pengertian-macam-contoh-kalimat-pronouns

http://inggrisonline.com/pengertian-jenis-pronoun-dan-contoh-kalimatnya/

Verb as Complement

Pengertian Complement:
Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, dan object complement.

Subject Complement
Pengertian Subject Complement
Subject complement adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Subject complement terbagi menjadi tiga yaitu:
  • predicate adjective (subjek dihubungkan dengan adjective)
  • predicate noun (subjek dihubungkan dengan noun)
  • predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
Keterangan: Subject complement = bold . linking verb = italic.
Contoh Kalimat Subject Complement:
Mrs.Diana was a great headmaster Headmaster =menerangkan subjek (Mrs.Diana) A great = modifier yang menerangkan headmaster
A great headmaster = noun phrase
That lady is very beautiful Beautiful – menerangkan subjek (lady) Very=modifier yang menerangkan beautiful
That lady =noun phrase
These are yours Yours = menerangkan subjek (this) These = demonstrative pronoun
The noodle tasted delicious Delicious > (predicate adjective = menerangkan subjek (noodle) The noodle = noun phrase

So, What is a verb complement?
A verb complement is the arrangement of one verb as the object of another verb. This happens three ways in English:
  1. With infinitives,Infinitives adalah bentuk dasar dari verbs. Dalam bahasa inggris, penulisan infinitives biasanya diawali dengan “to”. Misalnya: to read, to walk, to give, dan seterusnya. Meskipun pada umumnya infinitive diawali dengan “to”, akan tetapi ada beberapa infinitive tanpa “to”, biasanya disebut dengan “bare infinitive”. Contoh:
  2. Subject + Verb + to infinitive
 I want to study English.
   I hope to see you again.
  Residents are not allowed to bring pets in my apartment.
  1. subject + verb + object (nouns/ pronouns) + to infinitive
 My boss expects me to finish the work as soon as possible.
 The teacher reminded the students to do their homework.
 The doctor advised him to stop smoking.
  • I asked her to leave.
  • I wanted to leave.
  • I helped him to leave.
  • I stopped for the child to cross the street.

  1. With gerunds Verb + Gerunds
Gerund adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda sehingga dapat berfungsi sebagai subjek, objek dan pelengkap (complement) dalam kalimat, juga di belakang sebuah preposisi. Bentuk gerund biasanya disebut verb+ing. Mungkin istilah itulah yang biasa kita kenal selama ini mengenai gerund. Singkatnya, Gerund adalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) + ing. Gerund sebagai pelengkap tidak dapat dijadikan subject dalam kalimat pasif (passive voice). Gerund terletak setelah to be: is/am/are, was/were, been/being/be. Contoh :
  • My hobby is fishing
  • Her hobby is reading novel
  • My favorite sport is playing football
  • What she wants to do now is crying over her mother to release her burden.
  • I considered leaving the job.
  • I regretted his leaving the job.
  • They decided on leaving.
  1. With noun clauses,
  • I insisted that he leave.
  • I wondered why he left..
  • She acknowledged that she had left the job.
  • He didn’t know that she had left.
  • She decided when she would leave.
Verb + Preposition + Gerund
Ada dua kemungkinan jika Gerund digunakan sebagai Object, yakni Object of Preposition (Object Kata Depan) dan Object of Verb (Object Kata Kerja). Beberapa preposisi (preposition) lazim yang sering diikuti oleh Gerund adalah: aboutinforofwithoutfromby, dan to. Untuk preposisi “to”, boleh diikuti Gerund jika fungsinya memang sebagai presposisi, bukan bentuk dari infinitive. Contoh :

I’m used to sleeping with the window open.
I’m accustomed to sleeping with the window open.
look forward to going home next month.

Sumber:

http://public.wsu.edu/~mejia/Verb_3.htm

Affirmative & Negatif Agreement, Negations, Commands

Affirmative digunakan untuk menunjukkan orang atau melakukan sesuatu hal, kemudian menambahkan lain melakukan hal yang sama. Cukup menggunakan : and – to or and – so
Kata so, too, dan also mempunyai arti yang sama yaitu juga, pula, pun. Tapi dalam penggunaannya terdapat perbedaan, so digunakan sebelum tobe(s) dan auxiliaries (kata bantu).

Contoh :
  • I am happy, and you are too
  • I am happy, and so you are
  • My friend will talk to him and so will I
  • My friend has talked about it, and so have I

Sedangkan too dan also digunakan setelah tobe(s) dan auxilliaries.
Example:
  • My friend will talk to him and I will too
  • My friend has talked about it, and I have too

Negative Aggrement :
Neither dan Either memiliki arti yang sama yaitu : tiak keduanya atau keduanya tidak.
Untuk neither igunakan sebelum aux verb, for example :
My roommate won’t go, and neither will i
My roommate hasn’t gone, and neither have i
Dan untuk either digunakan setelah aux verb dan kata “not”, for example :
My roommate won’t go, and I won’t (will not) either
My roommate hasn’t gone, and i haven’t either

Negation adalah bentuk pernyataan negatif. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negatif ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.
Dengan Auxiliary Verbs Ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxiliary verbs dalam kalimat negative, maka Kata kerja harus kembali ke bentuk semula.

Contoh:
I didn’t understand what you mean.
He can’t swim well. He doesn’t come today.
We haven’t painted the house. She might not come.
Dengan Menggunakan “No” Kita bisa juga membentuk kalimat negatif dengan menggunakan “No”.

Contoh:
I have no money.
She has no any sugar.

Command (Perintah) menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negatif.
He told me, “wait for me !”
He told me to wait for him.
She told me, “don’t cheat anymore !”
She told me not to cheat anymore.

Sumber :

http://kinihardja.blogspot.co.id/2015/04/affirmative-negative-agreement.html

http://www.englishgrammar.org/sentence-transformation-affirmative-negative/

Adjectives & Adverbs

ADJECTIVE adalah suatu kata yang menerangkan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti).
  1. Noun (kata benda)
– The class is good                    =  kelas itu bagus  (good menerangkan clausa)
– My books are thick                =  buku saya tebal (thick menerangkan book)
– This is big building                 =  ini adalah sebuah gedung yang besar ( big menerangkan building)
  1. Pronoun (kata ganti)
– he is clever                                     =  ia pandai  (clever  menerangkan he)
– she is beatiful                               =  ia cantik  (beautiful menerangkan she)
– they are diligent                          =  mereka rajin  (diligent menerangkan   they)
ADVERB   adalah suatu kata yang menerangkan verb ,adjective, adverb yang lain atau seluruh kalimat
  1. verb (kata kerja)
– he is working hard        = ia bekerja keras    (hard  menerangkan  working)
– the train run quickly     =  kereta api cepat larinya (quickly    menerangkan  runs)
– she spaks loudly            = ia berbicara keras  (loudly     menerangkan   speaks)

The Difference between Adjectives and Adverbs
The Basic Rules: Adjectives
Adjectives modify nouns. To modify means to change in some way. By modifying, adjectives give more detail about the noun.
For example:
  • “I ate a meal.” Meal is a noun. The reader does not know what kind of meal this is, leaving a lot of room open for interpretation.
  •  “I ate an enormous meal.” Meal is a noun, and enormous is an adjective that modifies it. It tells us what kind of meal the person ate. By using adjectives, the writer gives the reader a better understanding of the noun.

Adjectives clarify the noun by answering one of the following different questions: “What kind?” or “Which?” or “How many?”
For example:
  • “The tall girl is riding her bike.” Tall tells the reader which girl the writer is talking about.
  • “Our old van needs to be replaced soon.” Old tells the reader what kind of van the writer is describing.
  • “The tough professor gave us the final exam.” Tough tells the reader what kind of professor we’re talking about. Final tells the reader which exam.
  • “Fifteen students passed the midterm exam; twelve students passed the final exam.” 
Fifteen and twelve both tell the reader how many students; midterm and final both tell the reader which exam.
So, generally speaking, adjectives answer the following questions:
Which?
What kind of?
How many?

Some Other Rules for Adjectives

Most of the time, adjectives come before nouns. However, some adjectives actually come after the nouns they modify. These adjectives will most often follow a verb from this list:
be
feel
taste
smell
sound
look
appear
seem
Some examples:
  • “The dog is black.” Black is an adjective that modifies the noun dog, but it comes after the verb is. (Remember that “is” is a form of the verb “be.”) What kind of dog is it? A black dog.
  • “Brian seems sad.” Sad describes the noun, Brian, not the verb, seems. Sad answers the question “which way does Brian seem?”
  • “The milk smells rotten.” What kind of smell does the milk have? A rotten one.
  • “The speaker sounds hoarse.” Hoarse answers the question “which way does the speaker sound?”
  • “The ice-cream looks melted.”
Here, melted does not describe the verb looks. It describes the noun ice cream. What kind of ice cream does it look like? Melted ice cream.
“Alex feels sleepy.” What kind of way does Alex feel? Sleepy.

The Basic Rules: Adverbs

Adverbs modify verbs, adjectives, and other adverbs. (You can recognize adverbs easily because many of them are formed by adding -ly to an adjective, though that is not always the case.) The most common question that adverbs answer is how.
Let’s look at verbs first.
“She sang beautifully.” Beautifully is an adverb that modifies sang. It tells the reader how she sang.
“The cellist played carelessly.” Carelessly is an adverb that modifies played. It tells the reader how the cellist played.

Adverbs also modify adjectives and other adverbs.
“That woman is extremely nice.” Nice is an adjective that modifies the noun woman. Extremely is an adverb that modifies nice; it tells the reader how nice she is. How nice is she? She’s extremely nice.
“It was a terribly hot afternoon.” Hot is an adjective that modifies the noun afternoon. Terribly is an adverb that modifies the adjective hot. How hot is it? Terribly hot.

Adverbs answer the question how. They can also answer the questions when, where, and why.
“She arrived late.” Late describes when she arrived.
“They all went there for the party.” There is where they all went to the party.
“The swim team practices every morning to develop good habits.” To develop good habits acts as an adverbial infinitive phrase that explains why the swim team practices every morning. Answering the question why usually requires an infinitive phrase.

Sumber :

http://andrianisyafa.blogspot.co.id/2011/02/perbedaan-antara-adjective-dan-adverb.html

https://owl.english.purdue.edu/owl/owlprint/536/

CONNECTORS

CONNECTORS (Kata Penghubung), Connectors digunakan untuk menggabungkan dua kalimat/lebih menjadi satu kalimat.

Connectors dibagi menjadi 3, yaitu:
  1. Menunjukan waktu : before, after, as soon as, while, when.
  2. We went home after the rain stopped.
  3.  I prepare my ticket and passport before I go on holiday to Paris.
  4. I started to look for an apartment as soon as I arrived in this city.
  5. While he was reading her novel, somebody knocked on the door.
  6. I was really sad when I saw a drama movie.
  7. Menunjukan sebab dan akibat : because/because of, since.
  8. I went to the hospital because I had a serious accident.
  9. I went to the hospital because of my serious accident.
  10. Since I have no money, I can’t treat you.
  11. Menunjukan tanda urutan: first, next, then, after that, finally.
  12. first, we must prepare the ingredients.
  13. Next, we cut the vegetables into small pieces.
  14. After that, we put them into frying pan.
  15. Finally, we put some sauce and salt.
Coordinate Connector adalah AND, BUT, OR, or SO.
Banyak kalimat dalam Bahasa Inggris yang terdiri dari dua klausa ( Klausa adalah kelompok kata yang paling sedikit terdiri dari satu Subject dan satu Verb (Predikat).
Ketika ada dua kalimat dalam Bahasa Inggris, kita harus menggabungkannya dengan benar. Saalah satu cara untuk menggabungkan dua buah kalusa adalah dengan menggunakan AND, BUT, OR, or SO.
Contoh:
The sun was shining and the sky was blue.
The sky was blue, but it was very cold.
It may rain tonight, or it may be clear.
It was raining outside, so I took my umbrella.
Analisa:
Keempat kalimat diatas terdiri dari dua klausa dan semuanya di hubungkan dengan sebuah Coordinate Coonector dan sebuah Comma.
Jadi , Connectors adalah kata penghubung atau conjunction memiliki 3 jenis yaitu : Coordinating Connectors, Subordinating Connectors (cause connector, misal: because, because of) dan Correlative Connectors (Not only…but also, either or…neither nor, both…and)

Coordinate connectors adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua konstruksi gramatikal yang sama yaitu: kata, frasa (phrase), atau klausa (clause). Elemen yang dihubungkan tersebut biasanya bersifat paralel (kedudukannya sejajar) secara struktur gramatikal. Kata hubung ini sering digunakan pada compound sentence untuk menghubungkan dua independent clause.

CONTOH KALIMAT SUBORDINATE CONNECTORS

Although/even though/while I’m annoyed, I try to think positively.

PENGERTIAN CORRELATIVE CONNECTORS

Correlative Connectors adalah kata hubung yang digunakan berpasangan untuk menunjukkan hubungan antara dua kata, frasa (phrase), atau klausa (clause). Elemen kalimat yang dihubungkan biasanya bersifat paralel (ke dudukannya sejajar) secara struktur gramatikal. Kata hubung ini disebut juga paired connectors.

CONTOH KALIMAT CORRELATIVE CONNECTORS

There are no difference beetwen you and her.

Sumber :

http://4englishcourses.blogspot.co.id/2011/09/belajar-bahasa-inggris-connectors-kata.html

Relative Clause

Relative Clause adalah bagian dari kalimat (anak kalimat) yang berfungsi untuk menghubungkan (me-relate) benda atau orang tersebut dengan frasa di belakangnya. Relative Clause diawali dengan kata penghubung who, whom, whose, which, that.
Relative clause merupakan klausa dependen yang berfungsi menerangkan kata benda sehingga didapat informasi yang jelas mengenai benda tersebut. Untuk menghubungkan antar klausa digunakan kata penghubung seperti, that, which, who, whom, dan whose.

Berikut adalah contoh kalimat relative clause.

The woman who wears the red dress is my aunt
This is the bicycle that my father bought me yesterday
The man whom we met is my father’s friend
The family whose house is in front of the our house is our relatives
These are the cookies which my mothe gives us.
Penggunaan Relative Clause (That, Which, Whi, Whom, dan Whose)
  1. Who : Digunakan untuk orang yang berfungsi sebagai subjek.
The man who is running is my brother  ; Orang yang sedang berlari adalah saudara  saya
Dalam kalimat ini sesungguhnya ada dua kalimat yaitu:
The man is my brother
He is running
Do you know the people who live next door?
Kamu tahu orang yang tinggal di sebelah?
  1. Whom : Digunakan untuk orang yang berfungsi sebagai objek
The students whom I met yesterday are coming to my house
Murid yang saya temui kemarin akan dating ke rumah saya
I never thought before that I would marry a woman whom I didn’t love
Saya tidak pernah menyangka saya akan menikah dengan perempuan yang tidak  saya cinta
  1. Which : Digunakan untuk benda
This is the book which I always read ; Ini buku yang selalu saya baca
Kalimat ini juga terdiri dari dua kalimat
This is the book
I always read it
There is a program on TV tonignt which you might like
Nanti malam ada acara di TV yang mungkin kamu suka
  1. That : Digunakan untuk orang dan benda
The policeman that I talked to will retire next year ; Polisi yang bebicara dengan saya akan pensiun tahun depan
This is the house that I will live in when I am old
Inilah rumah yang akan saya tinggali kalau saya sudah tua nanti
  1. Whose : Digunakan untuk menunjukkan kepunyaan
The manager whose secretary is beautiful is married ; Manajer yang sekertarisnya  cantik sudah          menikah
I saw a girl whose hair came down to her waist
Saya melihat seorang gadis yang rambutnya panjang sampai pinggang

Jadi,
Who       : Menerangkan orang sebagai subject
Whom : Menerangkan kan orang sebagai object (menggantikan me, you, us, him, her, them, it)
Whose : Menerangkan orang sebagai pemilik (menggantikan my, your, our, his, her, their, its)
Which  : Menerangkan benda sebagai subject maupun object
That     : Menerangkan orang atau benda baik sebagai subject maupun object

Sumber :

http://febrianieflin.blogspot.co.id/2015/06/tugas-4-connectors-relative-clause.html

http://www.e-sbmptn.com/2014/11/pengertian-relative-clause-dan-contohnya.html

Kamis, 14 Juli 2016

Akuntansi dan Bahasa Inggris

Saat ini bahasa inggris adalah bahasa internasional, bahasa yang dapat menghubungkan dua atau lebih orang yang berbeda suku bangsa dan bahasa yang dapat di satukan dalam bahasa inggris ketika berkomunikasi, bahasa inggris juga adalah bahasa yang wajib di kuasai (bahasa kedua) oleh seseorang setelah bahasa ibu, oleh karena itu maka seseorang di wajibkan untuk bisa menguasai percakapan dasar dalam bahasa inggris.
Akuntansi adalah salah satu jurusan yang ada di sebuah perguruaan tinggi yang salah satu dari materi akuntansi adalah mengolah, membuat, melaporkan, menyusun sebuah laporan keunagan. Di dalam laporan keuangan terdapat rekening rekening yang begitu banyak dan tidak jarang pula kita sebagai mahasiswa menemukan rekening rekening dalam bahasa inggris.
Hubungan bahasa inggris dengan jurusan akuntansi adalah ketika kita di hadapkan dengan sebuah rekening-rekening yang ada dalam laporan keuangan sebuah perusahaan maka di situlah terkadang kita menemukan sebuah rekening rekening yang menggunakan bahasa inggris contohnya seperti cash, debet, credit, capital, supplies, product, cost, goodwill dan lain lain. Dan kata kata yang berhubungan dalam akuntansi seperti term bonds, serial bonds, available for sale, trading, held to maturity, teasury bonds, bonds outstanding method, organization cost, internally generated, franchises, franchise fee revenue, cash flow dan lain-lain.
Dengan kita bisa mengetahui arti dari sebuah akun-akun berbahasa inggis maka memudahkan kita untuk mengetahui atau mengerjakan pekerjaan yang sedang di jalani, bahasa inggris juga sering sekali digunakan sebagai bahasa yang di pakai dalam laporan keuangan perbankan yang di publikasikan untuk umum dengan kita bisa menguasai bahasa inggris maka kita bisa tahu apa isi dari laporan keuangan tersebut. Sudah menjadi sebuah keharusan seorang pelajar atau mahasiswa menguasai bahasa inggris, bahasa inggris adalah bekal utama ketika kita mulai masuk ke dalam dunia pekerjaan. Ketika kita sudah masuk di dalam dunia pekerjaan seorang akuntan akan menemukan perusahan-perusahaan asing yang terkadang seorang atasannya adalah orang asing dan mewajibkan kita untuk berkomunikasi dalam bahasa asing.
Terkadang mahasiswa menganggap mempelajari bahasa inggris itu bukan hal yang penting sehingga ketika masuk ke dalam dunia pekerjaan, mahasiswa tersebut dibingungkan dengan peraturan sebuah perusahaan yang mengharuskan karyawannya untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa inggris.
Dengan seseorang bisa menguasai bahasa inggis maka semakin mudah seseorang tersebut untuk mengerjakan sebuah pekerjaan atau laporan keuangan sebuah perusahaan yang di dalamnya banyak terdapat akun akun dalam bahasa inggris.
Perlu kita ketahui akun akun yang berbahasa inggris yang terdapat dalam sebuah laporan keuangan berbeda sekali dengan arti yang terdapat pada kamus bahasa inggris yang sering kita gunakan sehari hari, maka oleh karena itu kita harus benar benar tahu arti dari sebuah akun tersebut karna pada akuntansi akan yang berbahasa inggis itu memiliki arti yang berbeda jika di artikan dalam kamus bahasa inggris.
Sebenarnya tidak hanya jurusan akuntansi saja bahasa inggris itu di perlukan, pada jurusan lain pun bahasa inggris sangat di perlukan sekali untuk menunjang kelangsungan dalam proses belajar mengajar di kelas. Dapat menguasai bahasa inggris itu sangat pula berguna sekali dalam kehidupan sehari hari, ketika kira di dalam sebuah supermarket disana banyak sekali makan dan minuman yang menggunakan bahasa inggis tak hanya nama dari produk tersebut namun juga komposisi yang di tulis di belakang kemasan produk tersebut menggunakan bahasa inggris.
Saat ini banyak juga sering kita temukan buku buku akuntansi yang ada di toko toko buku itu judul judul bukunya menggunakan bahasa inggris contohnya sepertiIntermedate Accounting, Law Accounting dan lain lain. Di dalam pasar modal pun sering sekali kita menemukan kata kata yang berbahasa inggris seperti Technical Analysis, Trading, Investment Strategy, Investment Approach dan lain-lain.
Maka oleh karena marilah kita secara perlahan belajar untuk menguasai bahasa inggris, tak perlu mahir dalam berbahasa inggis setidaknya kita dapat mengerti apa yang sering dipergunakan dalam dunia sehari-hari dan bagi mahasiswa jurusan akuntansi juga harus mengerti bahasa inggris yang ada di dalam dunia akuntansi karena itu adalah modal kita dalam mengikuti mata kuliah mata kuliah akuntasi semester berikutnya dan memudahkan kita dalam menyelesaikan masalah laporan keuangan yang menggunakan bahasa inggris pada akun-akun yang ada di laporan keuangan tersebut.
Kesimpulannya adalah bahasa inggris dan jurusan akuntansi itu sangat berpengaruh dan penting oleh karena itu wajib kita sebagai mahasiswa akuntasi mempelajari bahasa inggris secara mendalam untuk mempermudah kita pada saat bertemu dengan rekening-rekening pada laporan keuangan yang menggunakan bahasa inggris dan buku-buku penunjang akuntansi yang berisi tulisan bahasa inggris.
sumber

Blogger templates

Pages

Pages - Menu

Blogger news

Blogger templates

Blogroll

Followers